oleh

BP Batam Canangkan Pembangunan Zona Integritas Bebas Korupsi

-Home-802 views

BATAM, ACIKEPRI.com — Badan Pengusahaan (BP) Batam mencanangkan Pembangunan Zona Integritas sebagai bentuk upaya dan komitmen lembaga untuk mewujudkan birokrasi yang bersih dan bebas korupsi.

Hal ini dikatakan Kepala BP Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo saat Pencanangan Pembangunan Zona Integritas dan Sosialisasi tentang Pembangunan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) di Balairung Sari BP Batam, pada Kamis, 22 November 2018.

Lukita mengatakan, bahwa pada akhir tahun 2015, seluruh pegawai dan pimpinan BP Batam telah menandatangani fakta integritas menuju Zona Integritas.

Menurutnya, pemenuhan syarat untuk mencanangkan BP Batam sebagai Pembangunan Zona Integritas sudah terpenuhi diantaranya, Opini Wajar Tanpa Pengecualian, keterbukaan informasi publik, dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.

Lukita menambahkan, bahwa seperti yang kita ketahui, BP Batam juga mendapatkan beberapa penghargaan nasional dan menjadikan Batam sebagai wilayah yang diperhitungkan di pemerintah pusat.

Lukita menerangkan, bahwa proses transformasi tersebut bukan hanya didasarkan pada perhitungan selama satu tahun terakhir, namun merupakan hasil dari kerja keras BP Batam dan seluruh pemangku kepentingan di Batam pada tahun-tahun sebelumnya.

Zona Integritas sendiri adalah predikat yang diberikan kepada kementerian/lembaga yang berkomitmen untuk mewujudkan birokrasi yang bersih dan melayani.

Atas dasar tersebut, Lukita selaku Kepala BP Batam mencanangkan Zona Integritas di lingkungan BP Batam, selaras dengan harapan Presiden RI agar integritas pegawai BP Batam menjadi best practice di semua lini pembangunan.

Selain itu, Lukita mengatakan, bahwa agar pelaksanaan Zona Integritas berjalan dengan baik, syaratnya adalah telah dibangunnya sistem pengendalian agar kekurangan yang pernah terjadi dan hal-hal yang menyebabkan celah-celah penyimpangan dapat teratasi.

Senada dengan itu, Inspektur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia, Budi Prawira, menyatakan, setuju dengan pernyataan Kepala BP Batam.

” Tujuan dari kegiatan hari ini adalah bukan hanya sekedar seremoni saja, akan tetapi bagaimana upaya dan tindak lanjut dari fakta integritas yang telah disepakati bersama. Tentunya dengan memfokuskan diri meningkatkan good governance dan mewujudkan WBK dan WBBM di BP Batam,” Kata Budi.

Budi  menekankan pentingnya komitmen pimpinan agar apa yang dicita-citakan oleh BP Batam dapat terwujud. Tentunya pengawasan yang dilakukan secara kontinu perlu dilakukan melalui Satuan Pengawas Internal BP Batam.

Penetapan zona tersebut ditandai penandatanganan fakta integritas antara Kepala BP Batam dengan para Deputi BP Batam. Penandatanganan Piagam Pencanangan Pembangunan Zona Integritas BP Batam, diakhiri dengan Sosialisasi Pembangunan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Keasistenan Penerimaan dan Verifikasi Laporan Ombudsman Kepulauan Riau, Ahmad Irham Syatria, Plt. Kepala Kantor Perwakilan BPKP Kepulauan Riau, Sujito, Kepala BP Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo, beserta jajaran Deputi, Eselon 2, 3, 4, dan staf di lingkungan BP Batam.

Sum: Humas BP Batam
Editor: Red

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *