BATAM, ACIKEPRI.com — Balai Pengendalian perubahan iklim dan kebakaran hutan dan lahan wilayah Sumatera, Dektorat Pengamanan Badan Pengusahaan (Ditpam BP Batam), Dinas Pemadam Kebakaran (Damdan) dan Manggala Agni, mengadakan kegiatan Publikasi Kebakaran Hutan dan Lahan di Provinsi Kepulauan Riau, di Hotel Nagoya Hill, pada Rabu, 5 Desember 2018.
Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh
Kepala Balai Perubahan Iklim Wilayah Sumatera, Dr. Israr Albar, S.Hut, M.Sc, Kepala Damkar Kota Batam, Drs. Asman Mp, Direktorat BP Batam yang diwakilkan oleh Kasi Penanggulangan Kebakaran, Nyarlik Suwarno, dan Koordinator PPIKHL,
Edwin Putra, S.Hut.
Kepala Balai Perubahan Iklim Wilayah Sumatera, Dr. Israr Albar, S.Hut, M.Sc, mengatakan saat ini pemerintah Republik Indonesia telah berhasil menurunkan tingkat luasan kebakaran hutan dan lahan di Indonesia.
Sejak kebakaran hutan dan lahan yang terjadi pada tahun 2015, pemerintah melakukan berbagai upaya dalam pengendalian karhutla.
“Sinergitas antar stakeholder yang terdiri dari TNI, POLRI, BNPB, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan terus diintensifkan untuk menekan kejadian karhutla di Indonesia, khususnya wilayah Sumatera,” ungkap Kepala Balai Perubahan Iklim Wilayah Sumatera, Dr. Israr Albar, S.Hut, M.Sc.
“Untuk menekan karhutla di Indonesia kuncinya ada di stakeholder serta keterlibatan dari masyarakat,” ungkapnya.
Ini terkait dengan emisi, kalau kebakaran hubungannya dengan emisi dimana target pengurangan emisi mencapai sekitar 29 persen,
dengan penurunan kebakaran lahan dan hutan akan lebih mudah mencapai target tersebut.
“Di tahun 2015 sampai tahun 2016 mengalami penurunan tinggi sekitar 84 persen, di tahun 2016 dan tahun 2017 turun lagi, untuk tahun 2018 berharap turun lagi, dan untuk di tahun 2019 kita berharap turun lagi intinya bagaimana kita bisa bekerja sama dan sama-sama bekerja,” tambah Israr.
Untuk di Sumatera ada 3 Provinsi yang rawan kebakaran, yakni di Riau, Jambi, dan Sumatera Selatan, di 3 Provinsi ini kita akan fokus bagaimana kita melakukan patroli pencegahan, patroli mandiri dan patroli terpadu serta pembentukan pembinaan masyarakat peduli api, tutupnya.
Sum : Yuyun

Komentar