TARUTUNG, ACIKEPRI.com ― Panitia 15 menit Kidung Natal menyambangi Bupati Tapanuli Utara, Nikson Nababan, dirumah dinasnya, pada Minggu, 16 Desember 2018.
Ketua YPDT Perwakilan Tapanuli Utara selaku pimpinan rombongan panitia, Edward Tigor Siahaan menyampaikan, bahwa panitia ingin kembali menggelar acara 15 Kidung Natal lebih baik lagi dari tahun sebelumnya.
“Karena itu, Panitia meminta saran dan masukan dari Bupati dalam rangka menyelenggarakan acara yang notabene sudah menjadi agenda rutin tahunan,” ujarnya.
Nikson Nababan merasa gembira bahwa Acara 15 Menit Kidung Natal ini diselenggarakan kembali dan akan didukung oleh pemerintah.
Namun, ia berharap Acara 15 Menit Kidung Natal tahun 2018 ini bukan sekadar mengundang orang-orang datang, matikan listrik, hore-hore, dan pulang. Sarannya agar Panitia mengemas acara tersebut sekreatif mungkin agar masyarakat dan para pendatang merasakan sukacita dan berkesan berada di Siborongborong.
Sementara itu, Bupati menyarankan kepada Panitia menawarkan kuliner-kuliner yang unik khas Siborongborong, misalnya ombusombus.
“Buatlah ombosombus dengan rasa coklat atau rasa andaliman, jadi bukan rasa kelapa saja. Kita bisa juga membuat mie gomak yang terasa khas, ada (sayur) nangkanya, santannya, maupun andalimannya. Ini menjadi tantangan panita agar mengemas Acara 15 Menit Kidung Natal dengan sajian kuliner-kuliner khas Siborongborong yang lebih kreatif dan inovatif,” ucapnya.
Bupati menambahkan, bahwa pada Minggu, 23 Desember 2018, sudah ada agenda dari Barisan Muda dan pada 30 Desember 2018 hingga 2 Januari 2019, akan ada beberapa grup tampil seperti Grup Band Kotak, Style Voice, dan lain-lain meramaikan acara akhir tahun. Panitia dapat berkolaborasi pada kedua momen acara tersebut.
Nikson Nababan berharap Acara 15 Kidung Natal di Siborongborong dapat berjalan sukses. Melalui acara tersebut muncul kreativitas-kreativitas baru yang semakin membuat orang mengenal Siborongborong yang bukan sekadar terkenal dengan ombosombus dan mie gomaknya, tetapi juga dengan 15 Menit Kidung Natalnya, icon lain dari Siborongborong.
Sebelum pertemuan dengan Bupati Tapanuli Utara tersebut, Panitia sudah melakukan rapat membahas persiapan acara sejak pukul 16.00 WIB.
Yayasan Pencinta Danau Toba (YPDT) sebagai inisiator dan penanggung jawab dan Gerakan Anak Siborongborong (GRASI) sebagai pelaksana Acara 15 Menit Kidung Natal bertemu di Kedai Piltik, Siborongborong. Acara tersebut akan dilaksanakan pada Selasa, 25 Desember 2018, pukul 20.00 WIB di lapangan Pasar Siborongborong.
Perayaan Natal unik di Siborongborong ini dengan icon 15 Menit Kidung Natal yang digagas YPDT dalam Kegiatan Gerakan Cinta Danau Toba (GCDT) dimulai sejak 2015 (ketika itu masih 10 menit Kidung Natal). Tahun berikutnya berturut-turut 2016 dan 2017 ditingkatkan menjadi 15 menit.
Acara 15 Menit Kidung Natal secara berkala dirayakan sebagai Perayaan Natal di Kota Siborongborong dengan membuat kota tersebut tepat pada pukul 20.00 WIB menjadi gelap melalui pemadam listrik selama 15 menit dan menghentikan laju kendaraan.
Semua aktivitas berhenti selama 15 menit untuk menyalakan lilin atau obor dengan diawali dengung lonceng gereja bertalu-talu dan menyanyikan Kidung-kidung Natal sebagai rasa syukur dan sukacita yang besar atas kelahiran Yesus Kristus di dunia menyelamatkan umat manusia yang berdosa.
Sumber : DanauToba.org
Editor : Sarwanto

Komentar