JAKARTA, ACIKEPRI.com – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves), Luhut B. Pandjaitan mengatakan bahwa semua kondisi sedang dikaji dengan cermat karena keadaan global yang sangat tidak menentu sehingga tidak boleh reaktif, harus tetap tenang.
”Dan tadi pagi saya bicara juga dengan beberapa teman di luar/luar negeri, mereka memang masih melihat ketidakpastian ini ya cukup ya harus hati-hati menghadapi. Dan mereka mengapresiasi bahwa Indonesia dalam penangangan Virus Korona ini cukup bagus, tidak ada kepanikan dan semua masih tenang,” kata Menko Marves menjawab pertanyaan wartawan usai mengikuti Rapat Terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Senin, 9 Maret 2020.
Kalau soal ekonomi, Menko Luhut semua negara terkena dampaknya, tetapi kemarin Hyundai masih dijadwalkan akan groundbreaking April awal.
”Tadi Presiden setuju dilakukan groundbreaking. Ya mudah-mudahan dengan LG juga ikut untuk lithium baterai. Kemudian di Morowali kemarin masih groundbreaking untuk 1,5 miliar dolar untuk, kemudian 3, hampir 3 miliar dolar jadi hampir 4,5 miliar dolar,” imbuh Luhut.
Untuk realisasi investasi, Luhut menyampaikan masih lebih baik dari yang diduga jika mendengar paparan dari Kepala BKPM. Soal stimulus fiskal, Menko Luhut menyampaikan perhitungannya juga harus hati-hati karena penerimaan pajak juga turun, tapi akibat dari insentif ini apa yang harus didapat sehingga jangan terjadi jomplang yang banyak.
Terkait stok bahan baku, Menko Marves menyampaikan bahwa saat ini industri di Tiongkok sudah mulai bekerja dan berharap nanti pada akhir bulan Maret akan full speed karena sekarang di Tiongkok sudah ada penurunan yang drastis dari adanya Covid-19 ini. (**)

Komentar