Karimun – Transportasi laut masih menjadi salah satu pilihan bagi pemudik untuk pulang kampung menjelang Idul Fitri 1444 Hijriah.
Kantor Kesyahbandaran Otoritas dan Pelabuhan (KSOP) Kelas I Tanjungbalai Karimun, melalui Kasilala Antony saat ditemui konfirmasi, Senin, 17 April 2023, menyampaikan bahwa lonjakan arus mudik terjadi mulai H-7 sampai H-2 sebelum Lebaran.
“Peningkatan arus penumpang terlihat dari Pagi hingga ke siang hari memadati pelabuhan domestik pada H7 dan kita prediksi hingga H-2 sebelum lebaran, baik pelabuhan Internasional maupun domestiknya,” ucap Antony.
Dari pantauan awak media ini dilapangan, Sejumlah pemudik memilih untuk mudik lebih awal guna menghindari kepadatan penumpang menjelang arus puncak mudik Lebaran tahun ini bahkan banyak calon penumpang yang rela menunggu dari pagi hari untuk mendapatkan tiket.
Hal itu dilakukan guna mengantisipasi kehabisan tiket mudik lebaran sesuai tujuan akhir para pemudik lebaran.
“Kami sudah di pelabuhan sejak jam 10.00 WIB tadi, menunggu kapal tiba dan berangkatnya jam 13.00 WIB nanti, nggak masalah menunggu asalkan bisa mudik balek kampung , maklum penumpang arus mudik semakin ramai Pak,” terang salah satu pemudik tujuan Tanjungpinang.
“Terhadap hal itu, untuk mengantisipasi kehabisan tiket, maka para agen pelayaran memberlakukan beli tiket dulu sehari sebelum berangkatnya besok pagi,” terang Antony lagi.
Sementara sebelumnya, Kepala KSOP Kelas I Tanjungbalai Karimun Jon Kenedy dalam Apel Kesiapan Pengamanan Angkutan Lebaran Idul Fitri 1444 Hijriyah menyampaikan bahwa
arus mudik 2023 ini diprediksi akan terjadi kenaikan penumpang sebesar 21 Persen dipicu karena tidak ada lagi pembatasan, seperti tahun- tahun sebelumnya akibat Pandemi Covid-19.
“Kenaikan arus mudik sejak H-7 dan sampai H-2. Setiap tahunnya, dan Kami optimis dengan kesiapan armada kapal-kapal penumpang yang ada mampu melayani penumpang arus mudik dan juga arus balek dari pelabuhan Karimun nantinya,” tutup Kasilala Antony.(hariono)

Komentar