oleh

Prestasi Gemilang Acha: Mengukir Jejak di Dunia Tenis Meja dari Natuna ke BK PON dan Dunia Internasional

Natuna – Lesty Salsabila Rahma, dikenal dengan nama panggilan Acha, gadis remaja berbakat asal Ranai, Natuna, telah menjelma menjadi seorang atlet tenis meja yang berprestasi.
Kiprahnya dalam dunia olahraga khususnya tenis meja telah mengantarnya untuk ikut serta memperkuat tim Tenis Meja Kepulauan Riau pada Babak Kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (BK PON) di Jakarta yang berlangsung pada tanggal 12 hingga 20 Agustus 2023.

Dengan karisma dan keahlian yang dimilikinya, Acha tidak hanya sekadar seorang peserta, tetapi seorang pemain dengan sejarah prestasi yang gemilang.

Riwayat prestasinya yang terus meroket sejak usia belia merupakan kunci utama dalam keikutsertaannya dalam kancah BK PON.

Pada Kejuaraan Tenis Meja Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kepri di Kabupaten Bintan, Acha berhasil meraih medali Perak, menandai langkah awalnya untuk bersaing di tingkat nasional.

Keterlibatannya dalam tim Tenis Meja Kepulauan Riau di BK PON bukanlah satu-satunya prestasi yang dikejar oleh Acha.

Pada tahun 2023 ini, dia juga akan mengambil bagian dalam kejuaraan dunia International Table Tennis Federation World. Ini adalah pencapaian besar, menunjukkan bahwa Acha telah menjadi sorotan dalam dunia tenis meja internasional.

Acha, yang merupakan anak kedua dari tiga bersaudara, dilahirkan di Ranai pada tanggal 20 Agustus 2003. Orang tuanya, Charles Marvel dan Yusneti, telah memberikan dukungan penuh sejak awal perjalanannya dalam olahraga tenis meja.

Bahkan sejak kelas V SD, Acha sudah mulai memainkan olahraga ini dan terus mengembangkan bakatnya dengan tekun.

Charles Marvel, ayah Acha, berbicara tentang perjalanan putrinya yang menakjubkan. Ia mengungkapkan bahwa Acha akan terus berkompetisi dalam berbagai kejuaraan tenis meja, termasuk di BK PON dan kejuaraan dunia ITTF World.

Prestasinya yang konsisten dan semangatnya yang tak pernah surut menjadi inspirasi bagi banyak orang.

Selain dukungan dari keluarga, Acha juga mendapat apresiasi dari pihak Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kabupaten Natuna.

Heru Chandra, Ketua PTMSI Kabupaten Natuna, menganggap Acha sebagai representasi prestasi yang membanggakan. Tidak hanya Acha, Muhammad Al Muhassyiby juga menjadi peserta asal Natuna yang ikut serta dalam BK PON di Jakarta.

“Para atlet ini akan memperkuat tim dalam ajang BKPON dan diharapkan dapat melanjutkan tradisi baik Natuna dalam dunia tenis meja. Mereka tidak hanya mewakili provinsi tetapi juga mengharumkan nama Kabupaten Natuna di tingkat nasional,” ujarnya.

Sebelum memasuki ajang BK PON, Acha dan Muhammad Al Muhassyiby bersama-sama melakukan training center di Batam dari tanggal 5 hingga 11 Agustus 2023. Mereka berusaha menjaga kesehatan dan performa mereka agar dapat memberikan yang terbaik bagi Provinsi Kepri.

Kisah Acha adalah bukti nyata bahwa bakat, tekad, dan kerja keras dapat membawa seseorang dari sebuah pulau kecil menjadi sosok yang diakui di panggung olahraga nasional dan internasional.(Sar)

Editor: Sarwanto

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *