oleh

14 Tahun, Jalan Semedang-Batubi Tak Tersentuh Pemda Natuna

Natuna – Kondisi jalan Semedang Batubi di Natuna menjadi perhatian serius bagi warga setempat. Jalan yang telah berusia 14 tahun ini belum pernah mengalami perbaikan dan tak tersentuh pemerintah daerah (Pemda).

Bahkan mengakibatkan berbagai masalah bagi pengguna jalan, terutama ibu hamil dan lansia.

Kepala Desa Semedang, Jaaleh Kup, memohon kepada Pemerintah Kabupaten Natuna agar segera merealisasikan pembangunan jalan Semedang menuju kecamatan Batubi pada tahun 2024 ini.

Permohonan ini disampaikannya saat kunjungan Safari Ramadhan Wakil Bupati Natuna di Mesjid Ussisa’ Alattaqwa, Senin, 25 Maret 2024 malam.

Menurut Jaaleh Kup, batuan kerikil yang nongol di permukaan jalan telah mengakibatkan ban sepeda motor bocor dan kecelakaan, termasuk keguguran bagi beberapa ibu hamil yang harus melewati jalan tersebut. Selain itu, lansia juga sering tersandung dan mengalami luka akibat kondisi jalan yang tidak terawat.

“Bupati Natuna kemarin telah menyetujui dan memerintahkan Dinas PUPR untuk memprioritaskan pembangunan jalan ini. Namun, kami masih khawatir apakah pembangunan jalan tersebut sudah masuk dalam Daftar Pelaksanaan Anggaran (DPA) dinas PUPR atau tidak,” ujar Jaaleh Kup.

Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Semedang, Nanang, juga menyampaikan harapannya agar pemerintah daerah segera merealisasikan perbaikan jalan tersebut. Hal ini diharapkan dapat memperlancar aktifitas masyarakat menuju kecamatan Batubi. Bupati Natuna bahkan telah menginstruksikan agar pembangunan jalan bisa dilelang pada bulan Maret ini.

“Mudah-mudahan tidak ada lagi kendala, kami bersama kades hanya ingin jalan ini mulus untuk dilalui masyarakat,” ungkap Nanang.

Perbaikan jalan Semedang Batubi tidak hanya menjadi kebutuhan mendesak bagi warga setempat tetapi juga menjadi simbol pentingnya perhatian pemerintah terhadap infrastruktur dasar di daerah tersebut. Diharapkan, langkah-langkah nyata segera diambil untuk memastikan keamanan dan kelancaran mobilitas masyarakat Natuna, khususnya menuju kecamatan Batubi.(Why/Sar)

Editor: Sar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *