Natuna – Wakil Bupati (Wabup) Natuna, Rodhial Huda, memberikan petuah berharga kepada para peserta Pelatihan Teknis Potensi SAR Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (First Aid) yang diadakan di Gedung Sri Srindit, Kelurahan Batu Hitam, Natuna, Senin, 26 Agustus 2024.
Pelatihan ini diselenggarakan oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Basarnas Natuna dan diikuti oleh 50 peserta dari berbagai kecamatan di Natuna, berlangsung dari tanggal 25 hingga 31 Agustus 2024.
Dalam sambutannya, Rodhial menekankan pentingnya pelatihan ini bagi generasi muda Natuna. Ia berharap sertifikasi yang diperoleh dari pelatihan ini akan mempermudah anak-anak Natuna dalam mengikuti seleksi perekrutan anggota Badan SAR Nasional.
“Ini salah satu jalan supaya anak Natuna bisa ikut tes ketika Basarnas merekrut pegawai. Pelatihan ini sangat berguna bagi semua, ikuti sungguh-sungguh, jangan asal-asalan,” pesan Rodhial.
Sebagai Tokoh Maritim Natuna, Rodhial juga membagikan pengalaman pribadinya. Ia mengingatkan bahwa meskipun akses pendidikan saat ini lebih mudah, mencari pekerjaan justru semakin sulit. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya memiliki keterampilan (skill) yang dibutuhkan dalam dunia kerja.
“Hari ini skill dibutuhkan di dunia kerja. Sekolah penting, tapi pekerjaan juga tak mudah, maka skill lah yang harus diasah,” ujarnya.
Rodhial juga memberikan nasihat kepada peserta tentang tiga modal dasar yang harus dimiliki untuk diterima di mana pun, terutama dalam dunia kerja. “Pertama kejujuran, kedua suka menolong, dan ketiga bersih,” jelasnya.
Pelatihan ini dibuka oleh Kepala Pusat Sumber Daya Manusia Badan SAR Nasional, Anggit Mulyo Satoto. Ia menyampaikan bahwa meskipun anggaran pelatihan ini mengalami pemotongan, pihaknya berusaha untuk terus menghadirkan pelatihan potensi SAR. Anggit juga meminta dukungan dari Cen Sui Lan, Anggota Komisi V DPR RI yang hadir dalam acara tersebut, untuk memperjuangkan peningkatan anggaran di tahun 2026.
Anggit berharap para peserta pelatihan ini dapat menjadi kompeten dan layak untuk menerima sertifikasi. Ia juga menginformasikan bahwa pada tahun 2024, Basarnas membuka formasi CPNS, sehingga peserta dengan sertifikat pelatihan Potensi SAR memiliki peluang besar untuk ikut serta dalam seleksi tersebut.
“Kegiatan ini jangan dianggap remeh, karena di akhir kegiatan peserta akan diuji apakah layak dan kompeten menerima sertifikat pelatihan. Sertifikat ini akan laku, apabila ada niat dan anda lulus serta dinyatakan kompeten,” tegas Anggit.
Selain Anggit dan Rodhial, turut hadir dalam acara ini Anggota Komisi V DPR RI, Cen Sui Lan, Wakil Ketua 1 DPRD Natuna, serta Forkopimda Natuna. (Why/Sar)
Editor: Sar

Komentar