Natuna – Di tengah padatnya agenda menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan dan RUPS Luar Biasa Bank Riau Kepri Syariah di Pekanbaru pada 8 Juni 2026, Bupati Natuna Cen Sui Lan memanfaatkan waktu kunjungan kerjanya untuk melakukan langkah strategis demi masa depan ekonomi daerah.
Usai mengikuti agenda resmi, Cen Sui Lan menyempatkan diri bersilaturahmi sekaligus berdiskusi dengan jajaran pimpinan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Wilayah Sumatra Bagian Utara (Sumbagut). Pertemuan tersebut membahas rencana eksplorasi yang akan dilakukan sejumlah Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) di wilayah perairan Natuna dalam waktu mendatang.
“Iya, kita pergunakan waktu berkunjung ke kantor SKK Migas Sumbagut untuk berkoordinasi beberapa hal terkait rencana eksplorasi yang akan dilakukan sejumlah KKKS di wilayah perairan Natuna,” ujar Cen Sui Lan saat dihubungi melalui sambungan telepon, Rabu, 10 Juni 2026.
Menurutnya, komunikasi sejak dini dengan SKK Migas menjadi penting untuk memastikan setiap rencana kegiatan hulu migas yang akan berlangsung di Natuna dapat berjalan baik serta memberikan manfaat bagi daerah dan masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Natuna diterima langsung oleh Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagut Sebastian Julius bersama Kepala Departemen Formalitas dan Komunikasi Yanin Kholisan. Berbagai aspek strategis dibahas, mulai dari rencana eksplorasi hingga koordinasi yang diperlukan antara pemerintah daerah dan pelaku industri migas.
Sebagai salah satu wilayah yang memiliki cadangan minyak dan gas bumi cukup besar, Natuna selama ini menjadi kawasan strategis dalam peta energi nasional. Namun, pemerintah daerah berharap potensi tersebut tidak hanya berkontribusi terhadap kebutuhan energi nasional, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata bagi pembangunan daerah.
Aktivitas eksplorasi dan pengembangan lapangan migas dinilai memiliki potensi besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Selain membuka peluang investasi, sektor ini juga dapat menggerakkan berbagai sektor pendukung seperti transportasi, logistik, penyediaan akomodasi, hingga menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat setempat.
Di tengah tantangan ekonomi yang masih dihadapi masyarakat, terutama akibat fluktuasi harga komoditas perkebunan dan perikanan, sektor migas dipandang sebagai salah satu peluang strategis untuk mendorong sumber pertumbuhan ekonomi baru di Natuna.
Karena itu, Pemkab Natuna terus membangun komunikasi dan sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk SKK Migas dan perusahaan-perusahaan yang akan beroperasi di wilayah perairan Natuna.
Langkah proaktif yang dilakukan Cen Sui Lan menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk tidak hanya menunggu hasil dari investasi sektor energi, tetapi juga aktif memperjuangkan agar setiap aktivitas eksplorasi dan pengembangan migas dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Natuna.
Melalui koordinasi yang intensif dengan SKK Migas, pemerintah daerah berharap pengelolaan sumber daya migas di Natuna ke depan tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi energi nasional, tetapi juga mampu menghadirkan peluang kerja, pertumbuhan ekonomi, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (Sar)
Editor: Juliadi

Komentar