oleh

Gubernur Kepri Berharap STTI Melahirkan Generasi yang Berkualitas

-Pendidikan-1,492 views

Tanjungpinang, Acikepri.com — Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Nurdin Basirun mengapresiasi banyaknya keberadaan Perguruan Tinggi yang membentuk generasi muda dalam bidang teknologi.

Selain bisa memanfaatkan kemajuan teknologi, juga dapat mengedukasi masyarakat agar menggunakan teknlologi dengan arif dan bijaksana. STTI diharapkan melahirkan SDM yang berkualitas, termasuk dalam penguasaan teknologi sebagai bentuk persiapan generasi muda untuk menghadapi masa depan dengan amanah.

“Manfaatkan kesempatan untuk bersungguh-sungguh belajar. Berikan kebanggaan baik diri sendiri, orang tua, bangsa dan negara” ujar Nurdin saat peresmian penggunaan gedung baru Sekolah Tinggi Teknologi Indonesia (STTI) Tanjungpinang di Jl. Pompa Air, Km. 2, Tanjungpinang, Sabtu,14 Juli 2018.

Peresmian dihadiri Tokoh Nasional, Prof. Mahfud MD. Nurdin berharap keberadaan Mahfud MD disikapi dengan menyerap dan memahami orasi yang diberikan sebagai ilmu dan bekal yang berharga dalam menjalankan pendidikan selama perkuliahan.

Sambutan Ketua Kampus STTI Tanjungpinang, Louis Frederick mengucapkan terimakasih atas kunjungan Prof. Mahfud MD yang sudah ketiga kali nya.

“Dengan resminya gedung baru ini diharapkan semua mahasiswa dapat lebih semangat lagi dalam proses belajar, ujar Frederick.”

Kampus STTI mengalami banyak perkembangan sejak berdiri tahun 2007, awalnya kontrak gedung dan kini milik sendiri. Federick melanjutkan, STTI secara umum memiliki misi untuk ikut berkontribusi dalam pembangunan SDM di Kepri.

“Untuk ikut mendidik putra dan putri daerah dalam menyiapkan mereka melaju di masa depan dengan baik, lanjut Federick.”

Selanjutnya dilakukan orasi ilmiah oleh Prof. Dr. Mahfud MD dalam rangka penerimaan mahasiswa baru. Sebanyak 150 orang mahasiswa pada tahun ajaran baru 2018/2019 yang akan mengisi 3 program studi yakni: Teknik Informatika, Sistem Informasi serta Sistem Informasi konsentrasi Komputer Akuntansi.

Mahfud MD dalam orasinya membahas tentang peluang yang besar bagi para generasi muda dalam melanjutkan pendidikan jenjang sarjana dibandingkan pada zaman menuju kemerdekaan. Kemajuan SDM saat itu menjadi penghalang para penjajah.

“Saat ini kesempatan itu terbuka, pendidikan kita dapat dengan mudah, jadikan sebagai bentuk motivasi dalam belajar mengemban ilmu membangun bangsa dan negara, ujar Mahfud.”

Memotivasi para mahasiswa baru, Mahfud mengatakan bahwa tidak akan pernah sukses seseorang jika ia takut menghadapi tantangan. Belajar tanpa kenal lelah juga termasuk tantangan yang harus dilawan untuk menggapai kesuksesan dan jangan sampai menyesal dikemudian hari.

Sum : Humaskepri
Editor : Red

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *