oleh

Kepala Staf Kepresidenan Tepis Pernyataan Prabowo Soal Kabinet Kerja Jokowi Ugal-Ugalan

-Home-1,353 views

Jakarta, Acikepri.com – Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menepis pernyataan Prabowo pada akun facebook tentang kabinet kerja Jokowi yang dinilai ugal-ugalan, langsung mengundang pro dan kontra baik dari kubu lawan.

“Nggak, kabinet kerja kita nggak ugal-ugalan. Mengelola negara kan nggak seperti itu,” ujar Moeldoko di Istana Kepresidenan, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa, 16 Oktober 2018.

Terkait kabinet kerja yang riuh akibat adanya saling tuding antara kementerian dan lembaga negara seperti yang dimaksud Prabowo. Moeldoko menyebut, mungkin ada saat tertentu para menteri kabinet memiliki pandangan yang berbeda. Namun semua menteri tetap harus berpedoman pada arahan Presiden Joko Widodo.

“Sebenarnya dalam sidang kabinet, penekanan presiden sangat jelas. Tapi mungkin para menteri memiliki pandangan yang mungkin situasional yang dihadapi. Tapi nggak boleh, menteri harus selalu berpedoman pada Presiden. Tadi juga ditekankan supaya menteri memahami psikologi publik yang berjalan,” jelas  doktor Program Pascasarjana Ilmu Administrasi FISIP Universitas Indonesia.

Moeldoko menegaskan, para menteri harus tetap bekerja dalam satu koridor. “Kita bekerja dalam satu tim, nggak ada atas nama menteri, atas nama gue, nggak ada lagi di situ. Semua kerja untuk kepentingan negara, bukan untuk kepentingan siapa pun,” kata dia.

Namun jika terjadi perbedaan pandangan, hal tersebut diselesaikan secara internal. Moeldoko pun mengaku pernah menyelesaikan gaduh di internal. Semua perbedaan itu diselesaikan dengan arahan dari presiden Jokowi.

“Pernah. Menteri Perdagangan dengan Menteri Pertanian dengan Kabulog dengan Kepala BPN,” kata Moeldoko.

Hal senada juga disampaikan Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Abdul Kadir Karding, yang menilai ucapan itu menunjukkan Prabowo menularkan diksi negatif sebagai pemimpin.

“Itu justru menunjukkan bahwa Pak Prabowo selama ini sering menularkan pilihan-pilihan kata negatif, diksi-diksi negatif. Saya kira ini menunjukkan karakter beliau sebagai pemimpin,” kata Karding di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa, 16 Oktober 2018.

Sum : Sasklik.com
Editor : sarwanto

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *