LINGGA, ACIKEPRI.com — Sebanyak 1599 pelajar SMP dan MTs Negeri dan swasta akan mengikuti Ujian Nasional (UN) tahun pelajaran 2018/2019. Rencananya ujian akan berlangsung pada tanggal 22 hingga 25 April 2019 mendatang.
Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Kabupaten Lingga, Djunaidi Adjam menyebut, ada 9 dari 40 SMP dan MTs di Kabupaten Lingga yang siap melaksanakan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) di tahun 2019 mendatang dengan jumlah murid 863 orang.
“Alhamdulillah dengan antusiasme para Kepala sekolah dan komitmen para guru, tahun ini jauh lebih meningkat dibandingkan tahun pelajaran 2017/2018 yang hanya dua Sekolah yang melaksanakan UNBK,” ujar Djunaidi, pada Minggu, 16 Desember 2018.
Menurut Djunaidi, walaupun beberapa sekolah sudah mandiri untuk melaksanakan UNBK, tetapi masih ada juga yang menumpang di SMA dan SMK terdekat.
Djunaidi berharap, agar peserta UNBK semakin banyak ditahun-tahun mendatang, karena saat ini masih banyak SMP yang belum bisa melaksanakan UNBK.
Hal ini disebabkan karena masih banyak SMP yang belum mempunyai perangkat Komputer dan Laboratorium IT. Faktor lain yang menjadi kendala pelaksanaan UNBK adalah tidak semua wilayah di Kabupaten Lingga dapat akses jaringan Telekomunikasi.
“Mudah-mudahan kedepan semakin bertambah banyak sekolah yang dapat melaksanakan UNBK, agar upaya peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Lingga semakin baik dan menampakkan hasil,” harapnya.
Djunaidi menambahkan, umumnya SMP yang melaksanakn UNBK ini masih menumpang di SMA dan SMK, hanya satu sekolah yang sudah mandiri yaitu SMPN 2 Singkep Barat.
SMP-SMP yang berada di wilayah Kecamatan Senayang, Lingga Timur saat ini tidak dapat melaksanakan UNBK, karena SMA 1, SMA 2 Benan dan SMP Lingga Timur belum mempunyai perangkat Komputer. “Mudah-mudahan ditahun-tahun mendatang Disdik Provinsi Kepri sudah siap dengan pengadaannya.”
Sumber : Kepritoday
Editor : Sarwanto

Komentar