Karimun – Pemerintah kembali melalui Badan Pangan Nasional menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak Nasional melalui pasar murah.
Pada kegiatan GPM itu, secara serentak Nasional dilounching oleh Kepala badan Pangan Nasional (BAPANAS) bersama Menko Perekonomian, Menteri Dalam Negeri, Menteri Perdagangan, Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Indonesia sekira pukul 08.00 WIB, dengan diikuti sebanyak 37 Provinsi dan lebih dari 290 Kabupaten/Kota se-Indonesia melalui zoom meeting sekaligus disinyalir dapat memecahkan rekor MURI yaitu pelaksanaan bazar terbanyak se-Indonesia.
Di Kabupaten Karimun, Gerakan Pangan Murah Serentak Nasional ini dilaksanakan di komplek Karimun Center Jln A. Yani Sungai Lakam Barat dan diikuti oleh penyedia bahan pangan antara lain Bulog, Distributor, UMKM, Gapoktan dan Kelompok Tani dengan menjual bahan pangan dibawah harga pasar, Senin, 26 Juni 2023.
Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Karimun, Sukriyanto Jaya Putra menerangkan kepada awak media bahwa Kegiatan GPM ini juga disejalankan dengan penyerahan secara simbolis bantuan pangan beras tahap III, dimana bantuan pangan itu merupakan kegiatan Badan Pangan Nasional bekerjasama dengan Bulog dan PT.Pos Indonesia dalam rangka stabilitas pasokan dan harga pangan dimana di Kabupaten Karimun terdapat 12.157 penerima manfaat dan setiap penerima manfaat mendapatkan 10 Kg beras perbulan selama 3 bulan (Maret s.d Mei) tahun 2023 yang mana untuk tahap I dan tahap II telah sukses dijalankan.
“Gerakan Pasar Murah ini guna menstabilkan pasokan dan harga pangan jelang Idul Adha 2023, serta sebagai antisipasi inflasi (kenaikan harga) yang berimbas pada bahan pangan pokok strategis jelang Idul Adha,” terang Kadis Pangan dan Pertanian Sukriyanto Jaya Putra.
Sementara itu dari pantauan awak media ini di lapangan, sejak pagi masyarakat yang ingin berbelanja sudah menunggu acara Gerakan Pangan Murah dibuka melalui zoom oleh Badan Pangan Nasional.
Sejumlah kebutuhan pokok, mulai dari beras Medium, beras Premium, bawang merah, bawang putih, cabai merah keriting, cabe rawit, daging sapi beku, telur ayam ras, minyak goreng (Camila), tepung terigu (Mila), gula, sayur mayur, tomat, dan berbagai macam bumbu dapur lainnya juga tersedia dengan harapan daya beli masyarakat bisa tetap terjaga menghadapi Idul Adha 2023 yang tinggal beberapa hari lagi.
“Kegiatan GPM ini juga sesuai dengan amanat Peraturan Pemerintah RI Nomor 68 Tahun 2002 tentang Ketahanan Pangan, dimana baik pemerintah pusat maupun daerah perlu melakukan pengendalian harga, khususnya terhadap pangan tertentu yang bersifat pokok,” ujar Sukriyanto lagi
“Biasanya ketika mau lebaran pasti segala kebutuhan pokok itu naik, Nah pada GPM ini semua kebutuhan memang kita jual dibawah harga pasar. Maka harapannya dengan gerakan pangan murah ini dapat selalu terjaga baik sebelum lebaran maupun setelah lebaran,” tutup Sukriyanto.
Turut hadir secara langsung mengikuti zoom meeting secara serentak Nasional dan melihat Gerakan Pangan Murah tersebut Bupati Karimun Aunur Rafiq dan rombongan.
Sementara Edi (49) warga Sungai lakam saat dimintai pendapat mengaku, sudah datang sejak pagi pukul 07:30 WIB untuk berburu kebutuhan pokok di pasar murah Gerakan Pangan Murah ini.
“Semua kebutuhan pokok lebih murah disini, kami datang pagi-pagi biar bisa belanja banyak. Harganya juga murah-murah, kalau boleh kegiatan pasar murah ini lebih sering dilaksanakan untuk membantu meringankan beban masyarakat apalagi mau lebaran ini kalau bisa di setiap kecamatan atau kelurahan juga dapat digelar pasar murah ini,” himbau Edi melalui awak media ini.

Komentar