oleh

Cen Sui Lan Alokasikan Dana Rp 6 Miliar untuk Pembangunan Asrama Mahasiswa STAI Natuna

Natuna – Anggota Komisi V DPR RI, Cen Sui Lan, terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan di Kepulauan Riau (Kepri), termasuk di Natuna.

Setelah sebelumnya memberikan kontribusi nyata di berbagai sektor, kini Cen Sui Lan kembali fokus pada pengembangan pendidikan di daerah tersebut.

Salah satu wujud nyata kepeduliannya adalah pembangunan gedung asrama bagi mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Natuna, dengan alokasi dana lebih dari Rp 6 miliar.

Program ini tidak hanya menyasar pendidikan dasar hingga menengah, seperti Program Indonesia Pintar (PIP) yang sebelumnya diinisiasi Cen Sui Lan, tetapi juga merambah pendidikan tinggi. Rencananya, pembangunan asrama ini akan dimulai pada awal 2025 dan didanai dari dana aspirasinya.

“Pembangunannya akan dimulai awal tahun 2025, dengan anggaran sekitar Rp 6 miliar. Namun, jumlah pastinya belum bisa dipastikan,” ujar Cen Sui Lan saat dihubungi media, Selasa, 17 September 2024 malam.

Gedung asrama tersebut akan dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI di atas lahan seluas 1.800 meter persegi yang terletak di Puak, Kelurahan Ranai Kota, Kecamatan Bunguran Timur. Asrama ini diharapkan dapat menampung sekitar 80 mahasiswa, baik putra maupun putri.

Ketua STAI Natuna, Umar Natuna, menyampaikan bahwa usulan pembangunan asrama tersebut sudah diajukan ke pemerintah sejak dua tahun lalu. Namun, baru setelah kedatangan Cen Sui Lan ke kampus STAI Natuna pada tahun 2023, usulan tersebut mendapat perhatian.

“Setelah dua tahun usulan kami tidak jelas, kami minta bantuan kepada Bu Cen. Alhamdulillah, beliau langsung merespons usulan kami setelah berkunjung ke kampus,” ungkap Umar.

Saat ini, sebanyak 83 mahasiswa STAI Natuna yang berasal dari berbagai kecamatan di Natuna sebagian tinggal di lantai bawah gedung kampus, sementara sebagian lainnya tinggal di rumah kontrakan yang disewa pihak kampus di daerah Batu Ampar.

Dengan adanya asrama baru, diharapkan mahasiswa dapat lebih fokus menimba ilmu dan mendapatkan pembinaan keterampilan agama yang lebih baik, sehingga setelah lulus mereka mampu berkontribusi di kampung halaman masing-masing, baik sebagai imam, bilal, maupun pelaku kegiatan keagamaan lainnya.

Cen Sui Lan sendiri dikenal sebagai sosok perempuan berdarah Tionghoa yang berhasil menembus panggung politik nasional.

Sebagai wanita mualaf yang memeluk agama Islam dengan nama Aisyah, ia terus berkontribusi dalam berbagai sektor pembangunan di Kepri, termasuk pendidikan, infrastruktur, dan kesejahteraan masyarakat. (An)

Editor: Sar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *