Batam – Suasana haru menyelimuti pelepasan jemaah haji Kloter II di Asrama Haji Batam, Kamis, 23 April 2026.
Dentuman talbiyah “Labbaik Allahumma Labbaik” mengiringi langkah para jemaah yang bersiap menuju Madinah melalui Bandara Hang Nadim Batam.
Tangis keluarga pecah saat para jemaah satu per satu menaiki bus. Di antara rombongan tersebut, terdapat 36 jemaah asal Kabupaten Natuna yang turut diberangkatkan.
Kehadiran jemaah dari wilayah perbatasan itu menjadi perhatian tersendiri. Perjalanan mereka menuju Tanah Suci mencerminkan semangat masyarakat kepulauan yang harus menempuh jarak panjang, bahkan melalui perjalanan laut atau udara dari Natuna ke Batam sebelum bergabung dengan kloter.
Prosesi pelepasan dihadiri perwakilan Pemerintah Kabupaten Natuna, di antaranya Kabag Kesra Sudirman dan Nasoha. Sementara pelepasan resmi dilakukan oleh Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Kepulauan Riau, H. Muhammad Syafi’i.
Bupati Natuna Cen Sui Lan berpesan agar para jemaah menjaga kesehatan, kebersamaan, serta tidak terpisah dari rombongan selama menjalankan ibadah.
“Kondisi tubuh harus tetap dijaga. Ibadah haji membutuhkan kesiapan fisik dan mental,” ujarnya. Ia juga mendoakan seluruh jemaah agar diberikan kelancaran hingga kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur.
Di balik keberangkatan itu, keluarga yang mengantar menyimpan perasaan haru dan bangga. Mereka melambaikan tangan dan memanjatkan doa saat bus perlahan meninggalkan asrama.
Keberangkatan 36 jemaah asal Natuna ini menjadi momentum spiritual yang membanggakan. Di tengah keterbatasan geografis sebagai wilayah kepulauan terluar, semangat masyarakat Natuna untuk memenuhi panggilan ibadah haji tetap kuat. (Sar)
Editor: Juliadi

Komentar