oleh

Uji Coba Dapur SPPG YKB Lingga Dimulai, Layani 954 Siswa di Enam Sekolah

Lingga – Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Kemala Bhayangkari (YKB) di Desa Duara, Kecamatan Lingga Utara, Kabupaten Lingga mulai memasuki tahap uji coba operasional pada Senin, 18 Mei 2026.

Tahap awal pelaksanaan program tersebut masih berupa simulasi lapangan guna mengukur kesiapan sistem operasional sebelum diterapkan secara penuh. Berbagai aspek teknis mulai diuji secara bertahap, mulai dari kesiapan sarana pendukung, mekanisme distribusi makanan, pola pelayanan ke sekolah, hingga ketepatan waktu penyaluran.

Sekolah-sekolah di Desa Duara dipilih sebagai sasaran awal karena dinilai representatif untuk melihat kesiapan sistem secara langsung di lapangan. Selain itu, lokasi tersebut dianggap strategis untuk memudahkan proses pemantauan dan evaluasi selama masa uji coba berlangsung.

Berdasarkan pantauan di lapangan, pada tahap awal ini program menyasar sebanyak 954 penerima manfaat yang tersebar di enam sekolah. Rinciannya terdiri dari empat Sekolah Dasar (SD), satu Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan satu Sekolah Menengah Atas (SMA).

Melalui uji coba tersebut, pihak pelaksana ingin memastikan seluruh mekanisme berjalan sesuai dengan perencanaan. Evaluasi dilakukan tidak hanya pada proses distribusi makanan, tetapi juga kesiapan tenaga pelaksana, pola koordinasi dengan pihak sekolah, hingga kondisi teknis saat penyaluran berlangsung.

“Fase persiapan operasional ini sangat penting agar setiap kendala yang muncul bisa segera diperbaiki sebelum program diperluas ke wilayah lainnya,” demikian disampaikan dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

Dalam pelaksanaannya, sekolah-sekolah penerima manfaat turut menjadi bagian dari proses penyesuaian sistem. Setiap tahapan distribusi dipantau untuk melihat efektivitas pelayanan, termasuk kualitas penyaluran, efisiensi waktu, serta kesiapan fasilitas pendukung di lapangan.

Selain menjadi tahap pengenalan program, uji coba ini juga dinilai sebagai langkah awal membangun pola pelayanan yang lebih terstruktur dan berkelanjutan. Dengan adanya evaluasi sejak dini, sistem yang dibangun diharapkan dapat berjalan lebih tertib, efektif, dan tepat sasaran.

Masyarakat Desa Duara pun mulai menyambut positif pelaksanaan program tersebut. Kehadiran dapur SPPG diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi lingkungan sekolah serta menjadi bentuk dukungan terhadap pelayanan bagi peserta didik di wilayah Kecamatan Lingga Utara.

Saat ini, berbagai persiapan terus dilakukan menjelang pelaksanaan operasional penuh di sekolah-sekolah wilayah Desa Duara dan sekitarnya.

Di tengah pelaksanaan uji coba itu, terdengar pula ucapan polos dari salah seorang siswa SD 007 Lingga Utara yang mengundang perhatian.

“Terima kasih Pak Prabowo,” ucap siswa tersebut dengan penuh antusias. (Sar)

Editor: Juliadi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *