ANAMBAS, ACIKEPRI.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Anambas bersama Forum Komunikasi Pemerintah Daerah (Forkopimda) dan Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) menyatakan menolak segala bentuk kegiatan politik di tempat ibadah.
Bupati Kepulauan Anambas, Abdul Haris menyampaikan, apa yang dilaksanakan merupakan sosialisasi untuk menjaga keamanan dan situasi kondusif di Anambas pada Pemilu Serentak, 17 April mendatang.
Menurut Haris, sosialiasasi bisa dilakukan dengan beragam cara. “Melalui mimbar masjid, khotbah di gereja, dan juga siraman rohani untuk agama lain. Intinya yang disampaikan menyejukkan umat,” ujar Bupati, di Masjid Jami Tarempa, Jumat, 8 Februari 2019.
Bupati berharap agar para tokoh agama membantu menyosialisasikan Pemilu yang damai. Dengan penyampaian yang menyejukkan, ada ketenangan pada hati umat yang dibimbingnya hingga proses Pemilu Serentak.
Memang, pelaksanaan Pemilu tak lepas dari KPU dan Bawaslu. “Butuh partisipasi untuk pengamanan seperti TNI/Polri. Bahkan partisipasi masyarakat sebagai pemilih jauh lebih penting untuk menjaga dirinya serta lingkungannya masing-masing tetap kondusif,” pinta Bupati.
Sejumlah spanduk sosialisasi juga dipasang di beberapa tempat strategis di Anambas sebagai pengingat untuk masyarakat.
“Mari memberikan hak pilih sesuai isi hati, gunakan hak pilih. Semoga masyarakat Kepulauan Anambas bisa memberikan kontribusi untuk negara ini dengan tingginya partisipasi pemilih di Pemilu Serentak 17 April,” harap Haris.
Selain tokoh agama, hadir juga Wakil Bupati Anambas Wan Zuhendra, Kapolres Kepulauan Anambas AKBP Junoto SIK, Perwakilan Lanal Tarempa, Kacabjari Natuna di Tarempa Muhammad Bayanullah.
Sumber : Suarasiber.com
Editor : Sarwanto

Komentar