Karimun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karimun mendapatkan penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).
MURI mempatenkan Rekor Dunia Replika lempok durian atau dodol dengan berat 2,5 ton di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau dengan Nomor 11183/R.MURI/VIII/2023.
Piagam penghargaan Rekor Dunia MURI tersebut diserahkan langsung oleh pihak MURI kepada Bupati Karimun, Aunur Rafiq didampingi Wakil Bupati, Anwar Hasyim, dan ketua DPRD Kabupaten Karimun, Yusuf Sirat di lapagan Putri Kemuning Coastal Area, Rabu 30 Agustus 2023.
Turut hadir menyaksikan penyerahan penghargaan Rekor Dunia diantaranya Menteri ATR/BPN, Hadi Tjahjanto, sejumlah Pejabat tinggi Negara, Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, FKPD dan Pimpinan OPD.
Pihak MURI menyampaikan bahwa replika lempok durian Kabupaten Karimun awalnya meraih Rekor Indonesia. Namun, setelah di riset dan dicari datanya oleh MURI, ternyata belum ada di dunia.
“Untuk itu, MURI memberikan penghargaan Rekor Dunia Replika Lempok Durian Karimun dengan berat 2,5 ton yang pembuatannya memakan waktu sekitar 5 hari,” katanya.
Pada kesempatan itu, Bupati Karimun Aunur Rafiq menyampaikan bahwa lempok durian yang meraih rekor dunia untuk pembuatannya tidak menggunakan tepung, namun murni menggunakan durian seutuhnya.
“Lempok durian dibuat oleh pengerajin Pulau Kundur, proses memasaknya sebelum dibungkus sekitar 8 jam. Dengan Meraih Rekor Dunia, kita berikan namanya Lempok Durian GTRA Summit 2023, nanti kita patenkan,” ucapnya penuh haru atas raihan rekor MURI ini. (Hariono)
Editor: Sarwanto

Komentar