oleh

Bupati Natuna Kukuhkan FKUB dan Forum Pemuda Lintas Agama, Perkuat Kerukunan di Wilayah Perbatasan

Natuna – Bupati Natuna, Cen Sui Lan, mengukuhkan Pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Natuna periode 2025-2030 bersama Forum Pemuda Lintas Agama periode 2026-2028 di Ruang Rapat II Kantor Bupati Natuna, Jalan Bukit Arai, Ranai, Jumat, 22 Mei 2026.

Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah tokoh agama lintas keyakinan yang tampil dengan balutan batik nusantara, mencerminkan suasana penuh kehangatan dan kebersamaan di wilayah perbatasan paling utara Indonesia.

Dalam sambutannya, Bupati Natuna menegaskan bahwa FKUB memiliki peran strategis dalam menjaga harmoni sosial di tengah keberagaman suku, etnis, budaya, dan agama yang terus berkembang di Kabupaten Natuna.

Menurut Cen Sui Lan, Natuna tidak hanya memiliki posisi penting secara geografis sebagai wilayah perbatasan Negara Kesatuan Republik Indonesia, tetapi juga menjadi wajah persatuan bangsa di kawasan terdepan Indonesia.

“Meski Natuna selama ini aman dan kondusif, kita tetap harus waspada dan terus memberikan pemahaman positif kepada masyarakat,” ujar Cen Sui Lan.

Ia berharap FKUB terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam melakukan sosialisasi nilai-nilai kebangsaan serta memperkuat toleransi di tengah masyarakat, khususnya menghadapi tantangan era digital dan derasnya arus informasi media sosial.

Bupati Natuna juga menilai keberadaan FKUB bukan sekadar forum seremonial antarumat beragama, melainkan jembatan sosial yang mampu menjaga komunikasi tetap terbuka di tengah berbagai perbedaan yang ada di masyarakat.

Sementara itu, Ketua FKUB Natuna terpilih, Umar Natuna, mengatakan tantangan menjaga kerukunan ke depan akan semakin kompleks seiring meningkatnya mobilitas penduduk dan keberagaman masyarakat di Natuna.

Menurutnya, FKUB dibutuhkan sebagai wadah untuk memfasilitasi dan menjembatani berbagai kebutuhan masyarakat agar kehidupan sosial tetap harmonis dan saling menghormati.

“Dalam konteks itu FKUB dibutuhkan untuk memfasilitasi dan menjembatani berbagai kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

FKUB Natuna juga menetapkan fokus baru dengan memperkuat literasi kerukunan bagi pelajar tingkat SLTA. Langkah tersebut dinilai penting untuk membentengi generasi muda dari narasi intoleransi dan provokasi sosial di media digital.

Selain pengukuhan FKUB, Forum Pemuda Lintas Agama turut dikukuhkan sebagai ruang kolaborasi generasi muda lintas keyakinan agar semangat toleransi dan persaudaraan terus terjaga di Natuna.

Kepala Kantor Kementerian Agama Natuna, Subadi, berharap forum yang baru dilantik dapat menjadi pelopor dalam menyuarakan pentingnya keberagaman dan kerukunan di kalangan anak muda.

“Kami berharap pengurus yang baru dilantik menjadi pelopor bagi kawan-kawannya untuk menyuarakan pentingnya keberagaman, menjadi motivator untuk rajin beribadah, serta menggaungkan semangat kerukunan dan anti kekerasan di media sosial,” katanya. (Sar)

Editor: Juliadi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *