oleh

Dialog Investasi dengan Pelaku Usaha Terkait Masalah Operasional Perizinan, Izin Ekspor dan SNI

-Home-1,057 views

BATAM, ACIKEPRI.com — Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam menggelar dialog investasi dengan para pelaku usaha di Batam, terkait untuk menyampaikan permasalahan teknis pelaksanaan investasi, di Balairungsari Lantai 3, Batam, Jum’at 15 Februari 2019.

Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Edy Putra Irawady, menyampaikan kita mencari pemahaman yang sama untuk melakukan beberapa perbaikan terutama pelayanan.

“Misalnya kita sudah buat Klinik Berusaha, jadi kalau ada masalah masyarakat bisa menyampaikan masalahnya di Mall Pelayanan Publik (MPP),” ungkap Kepala BP Batam, Edy Putra Irawady.

Kita sudah melakukan juga perbaikan dari sistem tata kelola internal, sekarang akan rutin mendengarkan masalah teknis pelaksanaan investasi.

“Kita sudah mengundang para pengusaha supaya tau permasalahan yang terjadi di lapangan, karena sering terjadi persepsi atau friksi antara regulasi dan implementasi,” ungkapnya.

Sebagian tadi bisa diselesaikan di tempat, sebagian lagi kita bawa ke Jakarta untuk kita diskusikan, inilah intinya pertemuan ini.

Edy menambahkan, Keluhan investor pada umumnya mengenai Operasional perizinan, kalau mengadakan bahan baku masih kena tata niaga padahal sudah Free Trade Zone (FTZ), seharusnya bebas keluar masuk tapi kenyataannya banyak ketentuan yang membatasi tidak boleh masuk terutama bahan baku.

Ada juga masalah izin ekspor padahal ekspor tidak perlu izin, kemarin-kemarin Mentri bilang untuk menghapus penghambatan izin ekspor, tapi kenyataannya ada izin ekspor.

“Selain itu soal Standar Nasional Indonesia (SNI), para pelaku usaha mengeluhkan soal SNI yang diberlakukan untuk bahan baku, untuk melindungi konsumen harus ada SNI, sedangkan barang yang dikeluarkan dari Batam tidak ada konsumennya apa yang mau dilindungi,” tambah Edy.

Bp Batam harus berperan dalam rangka melayani kepentingan investasi supaya Batam tumbuh dengan baik dan sejahtera.

Sumber : Yuyun

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *