oleh

Jadi Duta Pariwisata Danau Toba, Jokowi Sebut Ada 28 Lokasi Destinasi Berkelas

-Home-5,662 views

MEDAN, ACIKEPRI.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi), mengatakan, ada sekitar 28 lokasi di danau toba  yang memiliki potensi destinasi berkelas dengan keunggulan masing-masing, baik dari sisi sejarah, budaya, alam dan lain lain.

Hal ini disampaikan Jokowi saat kunjungan kerja (Kunker) ke Danau Toba Medan, Sumatera Utara, 29-31 Juli 2019.

Maruli Damanik sebagai pelaku Industri pariwisata, mengatakan, presiden Jokowi telah merelakan dirinya menjadi “Duta Pariwisata Danau Toba sekaligus sebagai figur utama penggerak kemajuan pariwisata seluruh kawasan Danau Toba.

Hal tersebut jelas terlihat dari keseriusan Presiden dari awal pengembangan hingga diharapkan nantinya seluruh kawasan Danau Toba menjadi sebuah kawasan wisata berkelas dengan diferensiasi yang unik dan kren dari destinasi destinasi lainnya yang ada di Indonesia .

Seluruh lapisan masyarakat wajib memberikan appresiasi kepada presiden Jokowi dengan cara merubah kebiasaan yang selama ini tidak baik menjadi sangat baik yang pada akhirnya memberikan rasa nyaman dan aman bagi seluruh wisatawan bahkan kepada siapapun yang datang ke kawasan Danau Toba.

Kehadiran presiden merupakan sebuah pesan bahwa presiden saja menikmati keindahan wisata di kawasan Danau Toba dan ingin mengajak rakyat Indonesia dan calon wisatawan dari mancanegara untuk datang ke Danau Toba .

Hal yang mendasar yang tidak kalah pentingnya dalam pengembangan pariwisata Danau Toba, dari rencana pembangunan infrastruktur dan fasilitas lainnya seperti resort resort , pemerintah perlu menindak lanjuti dengan serius kerusakan Danau Toba yang selama ini terjadi.

Ketika wisatawan memutuskan untuk berwisata ke Danau Toba tentu yang pertama dalam benak mereka adalah Air, kemudian Seni, Budaya dan keindahan alamnya.

Jika hal yang paling utama yakni Air sudah tercemar tentu tidak sedikit diantara calon wisatawan pada akhirnya menunda bahkan membatalkan kunjungan ke kawasan Danau Toba.

Agar masyarakat tidak menjadi penonton di daerah sendiri, perlu diajak terlibat langsung dan menjadi bagian dari pengembangan tersebut .

Kawasan yang dikembangkan menjadi destinasi harus memberikan manfaat langsung yang dirasakan oleh masyarakat setempat .

Hasil pertanian, peternakan termasuk pelaku ekonomi kreatif dan UKM dapat ditampung pengelola  yang pada akhirnya memberikan kesejahteraan bagi masyarakat setempat. Demikian juga pelaku seni dan budaya dapat di berdayakan sebaik baiknya yang juga memberikan keuntungan bagi semua pihak .

Hal lain yang tidak kalah pentingnya untuk diperhatikan adalah tersedianya tempat ibadah khususnya di tempat objek wisata serta kemudahan untuk mendapatkan restauran berlabel halal untuk wisatawan yang beragama Islam. Target wisatawan potensial ke kawasan Danau Toba adalah domestik, asean, timur tengah, asia serta negara eropa dan Australia.

Seluruh komponen yang terdiri dari Pemerintahan , Swasta dan Masyarakat agar bersama sama dan bersatu menjadikan moment kehadiran Presiden Jokowi menjadi awal dari kemajuan Pariwisata kawasan Danau Toba.(lovelysimalungun*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *