Jika Ditetapkan Sebagai Geopark UNESCO, Bupati Natuna: Tak Perlu Lagi DBH Migas

0
42
Bupati Natuna, Abdul Hamid Rizal Sampaikan kata sambutan. foto (ist)

NATUNA, ACIKEPRI.com – Pemerintah Kabupaten Natuna menggelar seminar Geopark Natuna dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun Kabupaten Natuna ke-20.

Seminar tersebut diselenggarakan dengan tema “Persiapan Geopark Natuna Menuju Unesco Global Geopark” , di Gedung Sri Serindit, Ranai, 8 Oktober 2019 pagi.

Bupati Natuna, Abdul Hamid Rizal, mengatakan, bahwa Kabupaten Natuna memiliki 8 Geopark yang saat ini dikembangkan oleh masyarakat Natuna.

” Ini target pemerintah daerah untuk mengembangkan Geopark Nasional menjadi Geopark UNESCO,” kata Hamid.

Hamid menuturkan, dengan meningkatnya status Geopark maka tingkat wisatawan juga akan meningkat, baik lokal, maupun mancanegara.

Hamid menyebut, jika Kabupaten Natuna telah ditetapkan menjadi Geopark UNESCO, insyaallah kita tidak memerlukan lagi Dana Bagi Hasil (DBH) Minyak dan Gas (Migas).

” Dari itu, Pemerintah dan masyarakat bisa mandiri,” ucap Hamid.

Hamid menerangkan, bahwa saat ini Migas Natuna hanya menghasilkan 800.000 barrel perhari. Padahal pada tahun 2001 Migas Natuna bisa menghasilkan 1.000.000 barrel perhari.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Seminar, Hardinansyah dalam laporannya, mengatakan bahwa Natuna telah ditetapkan sebagai Geopark Nasional pada Oktober 2018 lalu oleh Kementerian Pariwisata.

“Untuk itu, kegiatan ini untuk meningkatkan status Geopark dari Nasional ke UNESCO, ” kata Hardinansyah yang juga Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan.

Hardinansyah menuturkan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang Geopark, dan para pemangku Geopark.

Seminar ini diikuti, 100 peserta terdiri dari DPRD, FKPD, BUMD, Unsur Vertikal, Pimpinan OPD, Media, dan Unsur Organisasi Masyarakat. Untuk Narasumber dari Kementerian Kemaritiman, dan Pusat Penelitian, dan Perencanaan Geopark Bandung.

SARWANTO

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.