oleh

Ketua KPU Karimun : Hindari Money Politik, dan Politik Taktis

Karimun – Tahapan demi tahapan dalam rangka persiapan penyelenggaraan dan sukseskan pesta demokrasi Pemilu serentak 14 Februari tahun 2024 terus dilakukan komisi pemilihan umum (KPU) baik Pusat, Provinsi maupun kabupaten/kota.

Eko Purwandoko, Ketua KPU kabupaten karimun saat menerima kunjungan silaturahmi temu ramah dan wawancara dengan awak media ini tentang Pemilu serentak 14 Februari tahun 2024, ianya memberikan penjelasan, tanggapan dan saran selaku pimpinan di KPU Kabupaten Karimun.

Tahapan dan jadwal penyelenggaraan Pemilu 2024 telah secara resmi ditetapkan oleh Pemerintah melalui Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 3 tahun 2022.

Sesuai dengan amanat Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 3 tahun 2022 Pasal 2, pemilu dilaksanakan secara efektif dan efisien dengan memperhatikan asas yang bersifat Langsung, Umum, Bebas Rahasia, Jujur dan Adil (LUBER dan JURDIL) berdasarkan prinsip Mandiri, Jujur, Adil, Berkepastian Hukum, Tertib, Terbuka Proporsional, Profesional, Akuntabel, Efektif dan Efisien.

Lanjutnya lagi, KPU bekerja sesuai dengan peraturan KPU dan Fakta Integritas dan akan menjalankannya secara profsional sesuai aturan dan tidak ada intervensi-intervensi kepentingan.

“Perlu saya ingatkan dalam hal penyerahan bantuan-bantuan sosial yang bersumber dari APBN atau APBD, memang bantuan apapun sangat dibutuhkan masyarakat, namun saya pesan bagi orang yang punya wewenang yang ada niat mau jadi eksekutif atau legislatif harus menghindari penyalahgunaan kewenangan untuk kepentingan pribadi sehingga tidak terjadi Pidana Pemilu,” ucapnya.

“Hindari money politik, Politik Taktis, Penyalahgunaan kewenangan dan pelanggaran pemilu,” tegas Ketua KPU Kabupaten Karimun Eko Purwandoko.

Diakhir wawancara ketua KPU Kabupaten Karimun menyampaikan pesannya, pesta demokrasi bukan hanya pesta orang KPU saja tapi pestanya rakyat/bangsa Indonesia, dari KPU sebagai Penyelenggara Pemilu, Partai Politik sebagai Peserta Pemilu dan masyarakat yang menggunakan hak Pilihnya.

“Mari bahu membahu antara satu dengan lainnya untuk mensukseskan Pemilu dan Pemilihan Serentak pada 14 Februari 2024. Songsong dan sambutlah Demokrasi ini dengan gegap Gumpita dan jangan dicederai,” tutup Eko Purwandoko. (hariono)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *