Harapan ini muncul dalam konteks sengketa lahan yang telah berlangsung selama beberapa tahun antara warga setempat dan perusahaan PT. Karimun Sejahtera Propertindo (PT.KSP).
Dalam perbincangan dengan awak media pada Minggu, 20 Agustus 2023, saat warga sedang aktif dalam kegiatan gotong royong untuk memperbaiki infrastruktur jalan dan persiapan permainan rakyat dalam rangka peringatan HUT RI ke-78 di Poros Bukit Cincin, Tim Kuasa Perwakilan warga menyuarakan harapan mereka. Warga di wilayah ini telah lama mendiami dan mengelola lahan yang saat ini menjadi objek persengketaan. Mereka memiliki tempat tinggal di atas lahan tersebut.
Seiring berjalannya waktu, PT.KSP telah meminta warga untuk meninggalkan lokasi tersebut tanpa memberikan ganti rugi yang memadai. Surat somasi dari kuasa perusahaan telah menjadi bagian dari upaya tersebut. Namun, warga tidak tinggal diam dan berjuang keras untuk mempertahankan hak mereka terhadap tanah dan tempat tinggal mereka.
![]()
R Hadimi SH, Penasehat Tim Kuasa Perwakilan warga, dalam konfirmasinya pada hari Senin, 21 Agustus 2023, menyatakan bahwa masyarakat di Poros Bukit Cincin dan Bati sangat berharap Presiden RI Joko Widodo bisa berkunjung selama GTRA Summit tahun 2023.
Hadimi mengatakan, warga telah lama merasa terintimidasi oleh oknum-oknum tertentu dan juga surat somasi dari pihak yang bersengketa, yang sepertinya meremehkan nilai masyarakat.
Dia juga menjelaskan bahwa masyarakat setempat telah berjuang keras untuk mempertahankan hak mereka terhadap sengketa lahan dengan PT.KSP sejak tahun 2017 hingga saat ini, melalui berbagai upaya seperti menjawab somasi, membuat pengaduan ke polisi, BPN kabupaten Karimun, dan bahkan mengirim pengaduan kepada Staf Presiden.
Hadimi mengungkapkan bahwa Staf Presiden telah merespons pengaduan mereka dengan mengirim surat kepada sejumlah pejabat yang terkait.
“Masyarakat terus berjuang mempertahankan hak mereka terhadap tanah HGB PT.KSP yang diduga memiliki cacat hukum dalam perolehan dan penerbitan sertifikatnya,” tutup Penasehat warga, R Hadimi SH.
Hingga saat berita ini dirilis, Ketua atau Sekretaris di Gedung Putih Karimun, yang notabene berada bersebelahan dengan wilayah Poros Bukit Cincin dan Bati, belum dapat dihubungi untuk konfirmasi terkait harapan masyarakat setempat. Harapan mereka adalah agar Presiden mendengar aspirasi mereka dan turut serta dalam penyelesaian sengketa ini.(Hariono)

Komentar