oleh

Ma’ruf Amin Minta Pemerintah China Perlakukan Muslim dengan Baik

-Home-946 views

JAKARTA, ACIKEPRI.com – Calon Wakil presiden (Cawapres) Ma’ruf Amin meminta pemerintah China perlakukan kelompok Muslim Uighur dengan baik dan tanpa tindakan berlebihan.

“Kita sangat prihatin, kita berharap pemerintah RRC memperlakukan kelompok Uighur, yang kebetulan beragama Islam, dengan baik,” kata Ma’ruf seusai bersilaturahmi dengan pengurus NU dan ulama di Pondok Pesantren Yapink, Tambun, Bekasi, Jawa Barat, Sabtu, 22 Desember 2018.

Beliau juga meminta pemerintah mencoba memfasilitasi supaya perlakuan pemerintah China terhadap Muslim Uighur bisa dilakukan dengan cara-cara yang lebih manusiawi dan lebih baik, sesuai dengan aturan.

“Kita juga meminta PBB jangan sampai terjadi berbagai peristiwa seperti di Rohingya, ada pengusiran dan perlakuan tidak adil. Jangan sampai seperti itu. Kita berharap Muslim Uighur tida mengalami seperti Muslim di Rohingya,” ucap dia.

Sebelumnya, Majelis Ulama Indonesia (MUI) juga mengecam tindak kekerasan terhadap Muslim Uighur seperti yang diberitakan media massa internasional dengan penyiksaan, pengucilan dan pelarangan menjalankan ibadah.

“Penindasan seperti itu merupakan pelanggaran nyata atas Hak Asasi Manusia, dan hukum internasional,” ujar Ketua Dewan Pertimbangan MUI Din Syamsuddin.

Dia juga mendesak Organisasi Kerja sama Islam (OKI) dan masyarakat internasional untuk bersikap tegas terhadap rezim China dalam memberikan hak-hak sipil bagi mereka.

Din Syamsuddin yang juga President of Asian Conference on Religions for Peace (ACRP) meminta Pemerintah Indonesia untuk menyatakan sikap umat Islam Indonesia dengan bersikap keras dan tegas terhadap pemerintah China dan membela nasib umat Islam di sana.

Pemerintah China beralasan tindakan tegas tersebut dilakukan untuk mencegah terjadi penyebaran ideologi radikal di kalangan masyarakat Uighur.

Senada itu, Pemerintah China menolak tudingan masyarakat internasional bahwa rezimnya telah melanggar HAM terhadap etnis Muslim Uighur di Provinsi Xinjiang.

Sumber : Inspiratormedia.id
Editor : Red

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *