Natuna – Kontruksi pembangunan Gedung Olah Raga (GOR) Natuna diduga salah. Pasalnya beberapa titik dinding bagian atas GOR runtuh (roboh).
Tiga titik dinding GOR Natuna roboh, dan tampak dinding berlubang. Robohnya dinding tersebut diduga juga akibat tidak adanya cor dibagian bata sehingga bata tersebut tidak mengikat. Faktanya pembangunan dinding pada bata hanya tersusun saja.
Sebelumnya juga dinding bagian depan dan samping hingga bawah roboh, namun telah diperbaiki pihak Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).
Pembangunan GOR ini dianggarkan Dinas Pendidikan Kabupaten Natuna senilai Rp.18,878,084,680,00 atau 18,8 Miliar.
Dari data Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Natuna gedung olahraga Natuna dikerjakan oleh PT. Bangun Natuna Pratama yang berdomisili di Tanjungpinang, Provinsi Kepri.
Hasil investigasi media ini, rubuhnya dinding tersebut sudah terjadi sejak beberapa bulan lalu. GOR tersebut terakhir dipakai saat Turnamen Futsal Pemuda Muslimin dan keadaan dinding GOR telah rubuh.
Saat dikonfirmasi, Kepala Dispora Natuna, Hikmatul Arif membenarkan soal robohnya dinding GOR Natuna.
“Itu sudah lama robohnya dan beberapa kali roboh, terakhir pas angin kencang kemarin,” ujarnya saat dihubungi, Kamis, 26 Juni 2025.
Ia juga menyebutkan, bahwa tahun ini telah dianggarkan untuk perawatan dan tetap GOR, cuman karena defisit anggaran, jadi belum ada kejelasan untuk rehapnya.
“Penyebab robohnya dinding GOR akibat angin kencang dan mungkin juga bangunannya telalu tinggi, secara kontruksi mungkin gak mampu juga kena angin,” jelasnya.
Hikmatul bahkan membantah adanya kesalahan dalam kontuskri bangunan. “Memang seperti itu bangunannya tidak ada cor pada bata, cuman pakai besi dimasukkan untuk mengikatnya,” ungkapnya.
Hikmatul juga membantah, bahwa plesteran seman pada dinding tersebut untuk lebih mengikat bata, namun plesteran tersebut untuk tidak merembesnya air saat hujan turun. (Sarwanto)
Editor: Sar

Komentar